MediaTek Berhasil Menciptakan Inovasi Baru - Beberapa pengguna smartphone biasanya memperhatikan jenis processor yang
terpasang pada perangkat yang akan digunakan sebelum membeli. Hal tersebut
dikarenakan ingin memperoleh performa yang baik saat menggunakan smartphone,
apalagi jika harganya mahal.
Biasanya pengguna yang sering menggunakan smartphone dengan spesifikasi
tinggi akan melihat jenis processor yang digunakan, selain RAM tentunya. Karena
hal tersebut akan menentukan berpengaruh pada saat menjalankan aplikasi atau
game-game yang berat untuk dijalankan.
Perketat saingan, MediaTek berhasil menciptakan inovasi baru
Seiring dengan berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, MediaTek Inc.
sebagai perusahaan asal Taiwan ini ingin menepis tudingan bahwa processor
buatannya tidak kalah dengan processor lain yang menawarkan performa tinggi,
serta fitur-fitur unggulan lain yang dibandrol dengan harga lebih mahal.
Meksipun chipset MediaTek memasang harga murah, namun processor ini
memiliki kekuatan cukup mumpuni jika di sematkan pada smartphone murah atau
mid-range sehingga menghasilkan performa yang sangat baik. Anda bisa temukan
contohnya processor MediaTek seri X yang terpasang pada perangkat Xiaomi Redmi
Pro yang berani di bandingkan dengan smartphone kelas atas yang mengusung
processor saingannya.
MediaTek Berhasil Menciptakan Inovasi Baru
Chipset dari MediaTek ini telah dilakukan modifikasi pada bagian ARM
sehingga penggunaan dayanya lebih dan mampu bersaing dengan processor kelas
atas seperti Exynos atau Qualcomm.
MediaTek berhasil menciptakan inovasi baru yang lain, yaitu memproduksi
prosesor untuk perangkat mobile dengan 10 inti (core yang pertama di dunia). Seri
Helio X20 merupakan Processor MediaTek dengan 10 core yang memiliki kemampuan
encoding dan decoding H.265 4K/2K video pada 30 fps dan mendukung resolusi layar
2560 x 1600 px.
MediaTek berhasil menciptakan inovasi baru untuk memberikan solusi,
terbukti pada pada bulan Juli tahun 2013 MediaTek menjadi suplier pertama dalam
pengembangan SoC (System-on-Chip) Octa-Core yang mengacu pada Tru Octa Core
berisikan delapan CPU ARM Cortex-A7 dengan kecepatan 1.7-2.0 GHz dan dipadukan
dengan Mali-450 MP4.
Pada tanggal 20 November 2013 MediaTek secara resmi mengumumkan SoC Octa
Core dengan chipset seri MT6592 SoC, yang merupakan chip True Octa Core dengan
8 ARM. Penggunaan chipset MT6592 maka kemampuan untuk memutar konten 4K sudah
terealisai dan dipakai oleh berbagai perangkat seperti Coolpad F1, vivo X5,
Acer Liquid X1 dan Huawei Honor 3X.
MediaTek kemudian telah menciptakan produk tambahan yaitu konfigurasi CPU
true octa-core menggunakan Cortex-A53, tentunya dengan dukungan arsitektur ARM
64-bit ARMv8-A, termasuk MT6752 clock 1,7 GHz dan MT6795 high-end clock hingga
2.2 GHz.
Perusahaan MediaTek berhasil menciptakan inovasi baru yang cukup baik dan
berhasil mematahkan pandangan atau teori yang menjatuhkan, maka saya sarankan
anda tidak perlu khawatir lagi dengan adanya sumber informasi yang menyatakan
bahwa smartphone yang mengusung
teknologi dari MediaTek pasti jelek atau tidak mampu bertahan lama, karena
banyak faktor atau komponen lain yang dapat menyebabkan kemampuan HP tersebut
tidak maksimal.
Kesimpulan
Jika anda memiliki budget anggaran terbatas untuk membeli smartphone dengan
harga lebih murah namun mempunyai performa tinggi, mudah-mudahan informasi yang
saya sampaikan diatas dapat bermanfaat.
Jika ada informasi yang salah, tidak sesuai, atau kurang saya mengucapkan
mohon maaf yang sebesar-besarnya. Silahkan tulis komen untuk memberikan kritik,
saran, masukan agar yang saya sampaikan sekarang dan nanti dapat terus kami
perbaiki. Tersimakasih dan happy-shopping.

No comments:
Post a Comment